![]() |
| Gambar oleh Abdullah Shakoor dari Pixabay |
Seorang Nabi dan Rasul penutup masa kenabian. Nabi pembawa risalah besar yang hingga kini masih murni terjaga keasliannya.
Muhammad dilahirkan dalam keluarga Bani Hasyim di Mekkah. Nama Muhammad memiliki arti yaitu orang yang terpuji.
Causin de Perceval dalam Essai sur I’Histoire des Arabes menyatakan, bahwa Nabi Muhammad dilahirkan bulan Agustus 570 M (Haikal,1990:49).
baca juga: Ini Alasan Mengapa Internet Penting
Dari kecil beliau adalah seseorang yang selalu berpikir kritis. Ini dimulai semenjak Muhammad mulai menggembala kambing ketika beliau diasuh Keluarga Sa’d. Beliau selalu memikirkan dan merenungkan tentang penciptaan langit dan bumi, mencari kebenaran yang tersirat diantara ciptaan-ciptaan sang Maha Kuasa.
Pemikiran dan permenungan demikian membuat beliau jauh dari segala pemikiran nafsu manusia duniawi. Ia berada lebih tinggi dari itu sehingga adanya hidup palsu yang sia-sia akan tampak jelas di hadapannya (Haikal,1990: 60-61).
Tahun 575 M, menginjak usia 5 tahun, Muhammad telah menjadi seorang yatim piatu. Hal ini membuat beliau menjadi seorang yang hidup dengan mandiri dan sederhana. Beliau yang pernah diasuh oleh Halimah binti Abi Dhua’ib dari Bani Sa’d membuatnya fasih berbahasa arab murni.
Dalam perang Fijar (sekitar 585-590 M), Muhammad mulai mengenal arti memanggul senjata, ketika ia mendampingi paman-pamannya dalam perang ini.
baca juga: Menjadi Minoritas, Why Not ?
Dari perang ini Muhammad mulai mengerti cara berperang, mengatur strategi, dll sehingga memang pantas beliau sangat ahli dalam peperangan selanjutnya.
Kejujuran, karakter yang manis dan perasaan yang luhur telah melekat pada Nabi Muhammad sejak muda belia hingga oleh masyarakat Mekkah beliau dijuluki Al-amin yang artinya orang yang dapat dipercaya (Muhammad Husain Haikal,1990, 60).
Ini terbukti ketika baru 25 tahun usia beliau (sekitar tahun 595 M), beliau memperdagangkan barang-barang Khodijah di Syam (sekarang Lebanon, Palestina, Syuriah, atau Yordania).
Sifatnya yang penuh dengan kebaikan ini, membuat Khodijah jatuh hati padanya. Tak lama, mereka menikah dan menjadi keluarga yang harmonis meskipun pada saat itu usia Khodijah 40 tahun atau 15 tahun lebih tua dari Nabi Muhammad.
baca juga: Fakta Menarik Ketan Pencok, Makanan Khas Bumiayu
Setelah menikah, Nabi Muhammad kini memiliki harta melimpah dari istrinya. Namun hal tersebut tak lantas membuat Nabi Muhammad menjadi orang yang sombong.
Sifatnya justru semakin rendah hati, bijaksana, dan mudah bergaul. Beliau juga semakin disegani penduduk Arab.
Kebijaksanaan Nabi Muhammad dibuktikan tatkala beliau mengambil keputusan penting pada saat Ka’bah telah selesai dibangun ulang, tepatnya pada saat hendak meletakkan hajar aswad kembali di sudut timur Ka’bah.
Pada saat itu terdapat perselisihan di kalangan Quraisy tentang siapa yang berhak meletakkan hajar aswad, perselisihan ini memuncak sehingga hampir saja timbul perang saudara karenanya.
baca juga: Kemacetan Lalu Lintas
Nabi Muhammad memerintahkan agar diambilkan sehelai kain untuk membawa hajar aswad dan disetiap sudut dipegang oleh setiap ketua Kabilah, bersama-sama mereka membawa hajar aswad kemudian Nabi Muhammad meletakkan hajar aswad pada tempatnya. Dengan demikian perselisihan itu berakhir dan bencana dapat dihindarkan.
Menjelang usia 40 tahun, Nabi Muhammad terbiasa memisahkan diri dari pergaulan masyarakat umum, untuk menyendiri di Gua Hira, sebelah utara Mekkah. Hingga tiba saatnya wahyu pertama disampaikan yaitu Al Alaq 1-5.
Inilah awal beliau menerima risalah yang amat besar. Risalah yang kemudian menjadi pedoman umat manusia yang diberikan nikmat iman dan cahaya kebenaran dalam hatinya oleh Allah swt.
Hingga di masa modern beliau tetap menjadi sosok suri tauladan yang luar biasa. Sifatnya yang begitu mulia melebihi kemuliaan seluruh manusia yang pernah hidup di dunia ini. Kemuliaannya ini membuat Aisyah ra mengatakan, “akhlak beliau (Muhammad) adalah Al qur’an”.[s]
Sumber:
Haikal, Muhammad Husain.1990. Sejarah Hidup Muhammad. Jakarta : Pustaka Litera Antar Nusa.
Wikipedia. 2017. Syam. Diunduh dari internet alamat www.wikipedia.org/wiki/Syam tanggal 28 Agustus 2017 pukul 23.16 WIB.
